Bupati Sidoarjo Abah Ipul Kena OTT KPK terkait Pengadaan Barang dan Jasa

287

Tim penindakan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Sidoarjo Saiful Ilah, Selasa (7/1).

OTT KPK di Sidoarjo merupakan giat operasi senyap pertama lembaga antirasuah setelah berlakunya UU Nomor 19 Tahun 2019 tentang KPK pada 17 Oktober tahun lalu. Juga merupakan OTT yang pertama di era kepemimpinan Firli Bahuri cs.

“Benar, KPK telah mengamankan seorang kepala daerah dan beberapa pihak lainnya di Kabupaten Sidoarjo, Jawa Timur,” kata Plt Juru Bicara KPK Ali Fikri, Selasa (7/1/2020) malam.

Akan tetapi, Ali belum bisa mengungkap siapa-siapa saja pihak yang tercokok KPK dalam giat OTT ini. Termasuk barang bukti yang turut diamankan.

Ia hanya mengungkap praktik rasuah yang membuat KPK bergerak ke Sidoarjo ini. “Terkait pengadaan barang dan jasa,” ungkap Ali.

“Info selengkapnya akan disampaikan besok (Rabu, 8/1) ketika konferensi pers,” pungkas Ali.

Kemarin, setelah ditangkap, Bupati Saiful Ilah atau yang biasa disapa Abah Ipul, langsung dibawa ke Polda Jatim untuk menjalani pemeriksaan oleh tim KPK.

Tim KPK juga langsung melakukan penggeledahan di ruang kerja dan rumah dinas Abah Ipul di kompleks Pendapa Sidoarjo.

Kabar penangkapan Abah Ipul juga sudah didengar oleh Wakil Bupati Sidoarjo Nur Ahmad Syaifuddin. Namun, dia mengaku belum bisa berkomentar karena belum tahu kepastian kabar tersebut.

“Iya, saya juga dapat kabar itu. Tapi mohon maaf saya belum bisa berkomentar. Saya tunggu kabarnya secara utuh dulu, apakah benar atau tidak kabar tersebut,” kata Nur Ahmad, Selasa malam.

Diceritakan, siang hingga sore tadi Cak Nur -panggilan Nur Ahmad Syaifudin- bersama bupati di Pendopo Sidoarjo, dalam acara pelantikan 149 pejabat di Kota Delta.

“Sampai sekira pukul 16.00 WIB, kemudian saya geser. Saya ada acara pengajian di Krian. Dan ini kebetulan masih dalam perjalanan pulang,” kata Cak Nur.

[Selengkapnya …]