Enam Orang Finalis Beradu Ide/Kreativitas pada Final LIKE BPK Jawa Timur Tahun 2020

72

Sejak dimulai pada 19 Mei 2020, Lomba Ide dan Kreativitas (LIKE) BPK Jawa Timur Tahun 2020 mencapai puncaknya pada Kamis, 8 Oktober 2020, yang ditandai dengan presentasi lima ide/kreativitas terpilih di hadapan Tim Penilai dalam acara Final LIKE.

Sesuai namanya, lomba ini bertujuan menjaring pemikiran, ide, dan kreativitas dari seluruh pegawai untuk memajukan BPK Jawa Timur. Menurut Kepala Perwakilan BPK Jawa Timur Joko Agus Setyono, jangka waktu lomba dibuat cukup lama karena menggali ide dan menuangkannya dalam tulisan itu memang tidak mudah. Hasilnya, sampai batas waktu penyampaian ide/kreativitas pada tanggal 17 Agustus 2020, terkumpul sebanyak 20 ide/kreativitas dari 13 orang pegawai.

“Ini luar biasa. Saya senang dan memberikan penghargaan yang setinggi-tingginya kepada para finalis serta seluruh peserta yang telah mengirimkan ide dan kreativitasnya,” kata Kepala Perwakilan saat membuka acara final LIKE di Ruang Auditorium BPK Jawa Timur.

Kepala Perwakilan menambahkan bahwa LIKE merupakan salah satu sarana untuk mendorong terwujudnya BPK Jawa Timur sebagai Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM). Melalui ajang ini, semangat reformasi birokrasi diharapkan dapat dimiliki oleh masing-masing pegawai sehingga seluruh pegawai turut berperan dalam menentukan suksesnya pencapaian reformasi di BPK Jatim.

Lima ide/kreativitas terpilih dari 20 ide/kreativitas untuk dipresentasikan di hadapan Tim Penilai yang diketuai oleh Kepala Sekretariat Perwakilan dengan empat Kepala Subauditorat sebagai anggota, yaitu:

  • BPK Satu Jiwa (Aplikasi WA), oleh Yulia Arum Handayani
  • Deklarasi Gratifikasi Oleh-Oleh, oleh Ermawan Bangun Rekayasa
  • Layanan Pojok Baca Informasi Publik, oleh Prima Tegar Pribadi
  • Pengembangan Sistem Informasi Dosir Pemeriksaan (SISIRAN) sebagai Salah Satu Upaya Percepatan Pelayanan Pengaduan Masyarakat, oleh Rahmat Setyaji
  • Portal Kolaborasi Pengaduan Masyarakat, oleh Teguh Priyo Utomo & Zulfikar Rizky

Kegiatan final LIKE BPK Jawa Timur 2020 diselenggarakan dengan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran corona virus disease 2019 (Covid-19). Panitia menyediakan hand sanitizer di Ruang Auditorium serta mengatur tempat duduk dengan menerapkan prinsip physical distancing (jaga jarak). Seluruh pegawai yang hadir juga diwajibkan mengenakan masker dan menjaga jarak selama mengikuti acara.

Keenam orang finalis memaksimalkan presentasinya untuk menjelaskan pentingnya penerapan ide/kreativitas mereka dalam memperkuat zona integritas di BPK Jawa Timur, khususnya di bidang penguatan pengawasan dan peningkatan kualitas pelayanan publik. Selain memaparkan ide/kreativitas, para finalis juga menjawab pertanyaan sekaligus menerima masukan dari Tim Penilai terkait pengembangan ide/kreativitas mereka.

Setelah presentasi dari semua finalis, ditetapkan dua ide/kreatiftas sebagai Terbaik I dan Terbaik II berdasarkan rapat Tim Penilai. Ide yang menjadi Terbaik I adalah Pengembangan Sistem Informasi Dosir Pemeriksaan (SISIRAN) sebagai Salah Satu Upaya Percepatan Pelayanan Pengaduan Masyarakat, sedangkan Terbaik II yaitu Layanan Pojok Baca Informasi Publik.

Salah seorang finalis, Ermawan Bangun Rekayasa, mengapresiasi penyelenggaraan LIKE. Menurutnya, kegiatan ini bermanfaat untuk mewadahi aspirasi para pegawai dalam menyelesaikan permasalahan di lingkungan kerja. “Daripada idenya berhenti sebatas obrolan di antara pegawai, lebih baik disampaikan dalam ajang lomba seperti ini sehingga dapat dipertimbangkan oleh pimpinan sebagai solusi pemecahan masalah,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Perwakilan menyatakan bahwa seluruh ide/kreativitas yang masuk akan dikaji lebih lanjut dan diterapkan sebagai best practice di BPK Jawa Timur secara bertahap. “Ini merupakan salah satu bentuk penghargaan dari kantor terhadap ide-ide yang disumbangkan para pegawai,” pungkasnya.