Kontraktor Siap Perbaiki Puskesmas Gumukmas Kabupaten Jember

26

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Pemkab Jember, Gatot Triyono menyebut, kontraktor pelaksana proyek rehab Puskesmas Gumukmas bersedia memperbaiki plafon yang jebol. Gatot menjelaskan perihal itu setelah dikonfirmasi Surya, Kamis (24/9).

Awalnya sejumlah wartawan mengkonfirmasi lanjutan penanganan ambrolnya plafon Puskesmas Gumukmas kepada Plt Kepala Dinas Kesehatan Jember, Dyah Kusworini karena bertemu di gedung DPRD Jember, Kamis siang. Namun Dyah enggan menjawab detail pertanyaan wartawan. Dyah hanya menjawab jika material plafon yang jatuh sudah dibersihkan. “Untuk lebih jelasnya, silahkan ke Dinas Kominfo,” ujar Dyah.

Surya kemudian mengirimkan pertanyaan kepada Kepala Dinas Kominfo Pemkab Jember Gatot Triyono. Ada sejumlah poin jawaban yang disampaikan Gatot secara tertulis. Satu di antaranya, kontraktor pelaksana bersedia memperbaiki kerusakan tersebut. “Kontraktor pelaksana bersedia memperbaiki,” ujar Gatot.

Gatot menambahkan, plafon yang rusak adalah plafon di ruang tunggu pasien (depan poli gigi), ruang bermain anak, dan ruang laktasi, kurang lebih 80 meter persegi. Pembangunan area tersebut dilakukan tahun 2018.

“Dan sudah dilakukan audit BPK tahun 2019,” lanjut Gatot.

Ambrolnya plafon itu, kata Gatot, sudah dilaporkan ke bupati Jember, Inspektorat Kabupaten Jember, dan dinas terkait yakni Dinas Pekerjaan Umum Cipta Karya.

“Untuk penyebab kerusakan masih dicek oleh dinas terkait,” pungkas Gatot. Sedangkan untuk perbaikan kerusakan itu, juga mendapatkan pengawasan ketat dari dinas terkait.

Seperti diberitakan, Rabu (23/9), plafon Puskesmas Gumukmas ambrol sekira pukul 08.30 WIB. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa itu. Plafon itu merupakan proyek tahun 2018 memakai dana APBD Kabupaten Jember tahun 2018.

“Bangunan baru tahun 2018. Tadi pagi (Rabu) plafonnya ambrol, sekitar pukul 8.30 WIB,” ujar Kapolsek Gumukmas Iptu Subagio.

Karenanya, pihak Polsek Gumukmas langsung mendatangi lokasi ketika mendapatkan informasi adanya salah satu ruas bangunan yang ambrol di puskesmas utama Kecamatan Gumukmas tersebut. Polisi pun melakukan penyelidikan.

Hasil penyelidikan sementara di lokasi kejadian, plafon itu ambrol karena ditengarai rangka besi baja ringan di area tersebut terlalu tipis. Akibatnya, dia tidak kuat menahan beban eternit sehingga plafon jebol.

[Selengkapnya di Harian Pagi Surya]