Total Anggaran Desa di Kabupaten Sidoarjo Capai Rp 534 Miliar

113

Total anggaran desa di 322 desa di Sidoarjo pada 2021 mencapai Rp 534 miliar. Dana tersebut meliputi dana desa (DD), retribusi daerah, bagi hasil pajak daerah, alokasi dana desa (ADD), dana bagi hasil (DBH), ADD dana alokasi umum (DAU), dan ADD alternatif.

Total dana desa di Sidoarjo saja mencapai Rp 298 miliar. Tiap desa mendapat perolehan berbeda-beda. Misalnya, Desa Seketi, Kecamatan Balongbendo, tahun ini mendapat DD Rp 1,5 miliar. Desa Bogempinggir, Balongbendo, memperoleh DD Rp 814 juta. Dalam waktu dekat, dana desa tersebut segera ditransfer ke rekening desa masing-masing.

“Peruntukannya sudah diatur. Bisa juga untuk menunjang PPKM mikro sesuai dengan Instruksi Kementerian Desa Nomor 1 Tahun 2021,” terang Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (PMD) Fredik Suharto.

Termasuk Instruksi Kementerian Dalam Negeri Nomor 3 Tahun 2021 tentang Pembentukan Posko Penanganan Covid-19 Tingkat Desa. Selain itu, dapat digunakan untuk program padat karya tunai (PPKT).

Program tersebut terbukti solutif untuk meningkatkan pembangunan desa sekaligus memberdayakan masyarakat desa. Sebab, seluruh sumber daya berasal dari desa.

“Jadi, walaupun pandemi, masyarakat desa bisa berdaya dengan dilibatkan pada padat karya tunai desa,” ujar Kepala Desa Larangan Agus Siswanto saat meresmikan pavingisasi hasil program PPKT di Jalan Merpati, RW 3, Desa Larangan.

Hasilnya, menurut Agus, juga sangat baik. Kualitas pembangunannya baik meskipun dihasilkan secara swakelola.

[Selengkapnya di Jawa Pos]