Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran Daerah Jember Capai Rp 676,61 Miliar

48

Bupati Hendy Siswanto mengatakan, Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (Silpa) Kabupaten Jember 2021 tercatat sebesar Rp 676,61 miliar. Hal ini disampaikannya dalam Sidang Paripurna Pembaca Nota Pengantar Laporan Pertanggunggjawaban Pelaksanaan APBD 2021, di gedung DPRD Jember, Jawa Timur, Senin (18/7/2022).

“Sebanyak Rp 107,09 miliar di antaranya adalah dana BTT (Belanja Tak Terduga) yang masih tercatat sebagai kas di bendahara pengeluaran BTT tahun anggaran 2020 dikarenakan belum dapat disahkan hingga saat ini, sehingga menjadi salah satu penyebab pengecualian dalam opini Badan Pemeriksa Keuangan (BPK),” kata Hendy.

Sementara itu, lanjut Hendy, pencapaian realisasi pendapatan daerah Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2021 masih dalam pengaruh dampak pandemi Covid-19, baik secara langsung maupun tidak langsung. “Anggaran pendapatan daerah pada Tahun Anggaran 2021 dianggarkan sebesar Rp 3,68 triliun, dapat direalisasikan sebesar Rp 3,56 triliun atau mencapai 96,85 persen,” katanya.

Pendapatan Asli Daerah (PAD) yang ditargetkan sebesar Rp 719,87 miliar dapat direalisasikan sebesar Rp 635,30 miliar atau 88,25 persen. Pendapatan transfer dianggarkan sebesar Rp 2,74 triliun dapat terealisasi sebesar Rp 2,73 triliun atau 99,61 persen. Lain-lain Pendapatan Daerah yang Sah ditargetkan sebesar Rp 218,23 miliar dapat direalisasikan sebesar Rp 197,52 miliar atau 90,51 persen.

Persentase realisasi belanja lebih rendah daripada realisasi pendapatan. “Anggaran belanja daerah Rp 4,41 triliun pada 2021 telah direalisasikan sebesar Rp 3,73 triliun atau 84,48 persen,” kata Hendy.

Belanja operasi yang dianggarkan sebesar Rp 3,12 triliun dapat direalisasikan sebesar Rp 2,71 triliun atau 87,09 persen. Belanja modal yang dianggarkan sebesar Rp 735,35 miliar dapat direalisasikan sebesar Rp 552,08 miliar atau 75,08 persen.

Belanja Tak Terduga (BTT) yang dianggarkan Rp 40,35 miliar dan direalisasikan sebesar Rp 15,40 miliar atau 38,18 persen. Anggaran Transfer sebesar Rp 519,76 miliar direalisasikan sebesar Rp 445,43 miliar atau 85,70 persen.

“Pembiayaan daerah meliputi penerimaan pembiayaan dan pengeluaran pembiayaan. Pembiayaan daerah pada APBD Kabupaten Jember Tahun Anggaran 2021 pada pos penerimaan pembiayaan direncanakan sebesar Rp 735,89 miliar, dapat direalisasikan sebesar Rp 842,91 miliar atau 114,54 persen,” kata Hendy.

“Semangat sinergi, kolaborasi dan akselerasi menghasilkan prestasi yang telah dicapai. Namun demikian kami juga menyampaikan bahwa tentunya kami bukan manusia sempurna, bukan manusia super. Kami mohon dukungan supaya kami bisa menepati janji kampanye dan memberikan yang terbaik bagi Jember,” kata Hendy.

Sumber: beritajatim.com